Press "Enter" to skip to content

Terkini Zanetti: Dijual? Sulit Bayangkan Inter Tanpa Moratti

KOMPAS.com – Pemain veteran Inter Milan, Javier Zanetti, mengungkapkan pendapatnya mengenai kondisi tim biru-hitam tersebut dikala ini. Kapten Nerazzurri berbicara mulai dari kabar Massimo Moratti akan menjual Inter, rumor wacana ketidakakuran dirinya dengan Andrea Stramaccioni serta pengaruhnya di ruang ganti.

Pekan ini, isu wacana Inter didominasi adanya pembicaraan antara Presiden Moratti dengan pengusaha Indonesia, Erick Thohir, wacana kemungkinan pembelian saham. Dikabarkan Erick akan mengambil alih 20-30 persen saham Nerazzurri, dan akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.

“Saya tahu gairah Presiden dan keluarganya untuk Inter. Ini merupakan sesuatu yang menciptakan ia harus mempertimbangkannya,” ujar Zanetti kepada para wartawan, Jumat (31/5/2013).

“Kami harus menunggu, yang terpenting Presiden bertahan di Inter, yang mana baginya merupakan hal yang sangat penting.

“Akankah ia menjualnya? Saya tidak tahu. Tetapi, Inter tanpa Presiden Moratti merupakan sesuatu yang sulit untuk dibayangkan.”

Zanetti pun berbicara wacana kabar bahwa dirinya dan Esteban Cambiasso mempunyai duduk kasus dengan kepergian instruktur Stramaccioni.

“Hubunganku dengan ia selalu terbaik, sehabis operasiku ia tiba mengunjungiku di rumah sakit dan menyampaikan kepadaku bahwa saya penting bagi tim dan ia menginginkanku di pertandingan pra-musim.

“Dia juga tiba ke pesta untuk restauranku, dan ini sudah cukup menjadi jawaban. Jika ada orang melihat bahwa kami menghadapi masalah, saya tak peduli.

“Mengapa ia pergi? Sayang sekali, ia mengalami ekspresi dominan yang sulit, kami kalah di banyak pertandingan. Strama memulai dengan baik sebab meraih kemenangan, kemudian kami tak lolos untuk kompetisi Eropa, sehingga kami semua bertanggungjawab.

“Dia telah dibayar sebagai seorang pelatih. Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih atas kolaborasi selama ini, ia menemui banyak kesulitan dan selalu menanggapinya secara profesional.”

Mengenai besarnya dampak para pemain Argentina di ruang ganti, full-back ini memperlihatkan tanggapan secara diplomatis. Menurutnya, selama 18 tahun berkostum Inter, semuanya berjalan baik dan semua pemain saling menghormati.