Press "Enter" to skip to content

Terkini Statistik Berbicara: Cedera Dan Kisah Pilu Fc Internazionale

 Problem  FC Internazionale semakin terperinci usai kalah  Terkini STATISTIK BERBICARA: Cedera Dan Cerita Pilu FC Internazionale

STATISTIK BERBICARA: Cedera Dan Cerita Pilu FC Internazionale

Problem FC Internazionale semakin terperinci usai kalah 3-2 dari AS Roma di semi-final Coppa Italia, Kamis (18/4) dini hari WIB. Selain tersingkir, kekalahan itu merupakan kekalahan ketiga kali secara beruntun yang dialami pasukan Andrea Stramaccioni. Inti permasalahannya jelas: cedera pemain.

 Problem  FC Internazionale semakin terperinci usai kalah  Terkini STATISTIK BERBICARA: Cedera Dan Cerita Pilu FC Internazionale BADAI CEDERA
FC INTERNAZIONALE
(Absen Di Giornata 33)
 Problem  FC Internazionale semakin terperinci usai kalah  Terkini STATISTIK BERBICARA: Cedera Dan Cerita Pilu FC Internazionale
Nama Pemain Jenis Cedera
Joel Obi
Luca Castellazzi
Diego Milito
Gaby Mudingayi
Cristian Chivu
Dejan Stankovic
Ibrahima M’baye
Rodrigo Palacio
Antonio Cassano
Yuto Nagatomo
Walter Gargano
Esteban Cambiasso
Fredy Guarin

Otot paha
Bahu
Ligamen lutut
Tendon tumit
Engkel
Engkel
Ligamen lutut
Otot paha
Otot paha
Meniskus lutut
Otot paha
Otot kaki kiri
Betis

PROGRES SERIE A PERINGKAT
Agt ’12 (Giornata 1)
Sep ’12 (Giornata 6)
Okt ’12 (Giornata 10)
Nov ’12 (Giornata 14)
Des ’12 (Giornata 17)
Jan ’13 (Giornata 22)
Feb ’13 (Giornata 26)
Mar ’13 (Giornata 29)
Apr ’13 (Giornata 32)
1
3
2
3
2
4
5
6
7

Stramaccioni sangat tidak beruntung dengan kondisi ini. Lebih dari 10 pemainnya cedera dan kebanyakan yaitu para pemain intinya. Strama pun harus melupakan animo ini dengan segera.

Nerazurri memasuki animo 2012/13 dengan motivasi menebus kegagalan sesudah animo kemudian hanya berposisi selesai enam. Peluang itu ada ketika di partai pembuka mereka menang telak 3-0 atas Pescara dan pribadi nangkring di singgasana Serie A Italia.

Namun pekan demi pekan berlalu, satu demi satu pemain bertumbangan jawaban cedera. Menjelang animo ini berakhir, Inter turun ke peringkat tujuh. Jika klasemen Serie A dihitung dalam delapan berkelahi terakhir, maka Inter berada di peringkat 17! Mereka kalah lima kali, imbang sekali, dan hanya menang dua kali.

Kekalahan dari Cagliari selesai pekan kemudian menjadi kekalahan keempat La Beneamata dari lima berkelahi terakhir. Inter juga hanya sanggup menjaga gawang mereka tak perawan hanya dalam dua kali di 17 berkelahi terakhir. Total, gawang Samir Handanovic sudah kecolongan 45 gol di animo ini.

Kekalahan itu juga membawa kans Inter untuk lolos ke Liga Champions semakin tertutup. Posisi lima besar dan lolos ke Liga Europa mungkin menjadi peluang paling realistis, mengingat tiga striker utama mereka, Diego Milito, Antonio Cassano, dan Rodgrigo Palacio, semuanya dibekap cedera.

Soal cedera, yang pengalaman paling menyesakkan tentu dialami Yuto Nagatomo. Sempat diturunkan melawan Cagliari, bek kiri asal Jepang itu hanya sanggup tampil delaoan menit. Padahal, ia gres usai sembuh dari cedera semenjak Februari dan sempat kembali ke negara asalnya untuk menjalani operasi. Ia pun diperkirakan bolos sampai selesai musim.

Pemain lain yang harus mengucapkan selamat tinggal pada animo ini yaitu Diego Milito, Joel Obi, dan Ibrahima Mbaye. Kebanyakan para pemain Inter mengalami problem pada bab otot. 

Bahkan Il Biscione kesulitan berlatih alasannya yaitu hampir separuh tim mengalami cedera. Pemain-pemain muda dari tim Primavera pun terpaksa didatangkan biar sesi latihan sanggup berjalan dengan lancar.

Tercatat, di animo ini hanya ada tujuh pemain yang belum pernah tumbang jawaban cedera: Javier Zanetti, Juan Jesus, Juan Carrizo, Jonatahan, Tommaso Rocchi, Ezequiel Schelotto, Mateo Kovacic.

Statistik menarik dicatat oleh situs panorama.it soal topan cedera yang dialami Sang Ular Raksasa. Situs itu menghitung total waktu cedera yang dialami para pemain Inter. Hasilnya mengejutkan: 1.183 hari. Itu belum termasuk dua cedera terkini yang dialami Nagatomo dan Walter Gargano.

Di ketika rival sekotanya AC Milan mengalami kebangkitan luar biasa di tahun 2013, Inter justru bergerak ke arah yang berlawanan. Namun, cedera bukan hanya satu-satunya alasan mereka mengalami penurunan di paruh kedua musim.

Massimo Moratti mungkin akan meratapi keputusannya melego Wesley Sneijder dan Philippe Coutinho bursa transfer Januari. Rekor sangkar Inter di animo ini pun buruk. Jika bermain di Giuseppe Meazza, persentase menangnya hanya 43,8 persen. Justru presentase menang di tandang lebih baik, yakni 50 persen.

Stramaaccioni pun dituding tak konsisten dalam menjalani sketsa taktiknya. Strama menyerupai tak punya gugusan default sepanjang animo ini, baik di Serie A maupun di Liga Europa. Ia tercatat sudah menerapkan 12 gugusan yang berbeda-beda. Meski demikian, Moratti tetap menyatakan dukungannya kepada instruktur berusia 37 tahun itu. Akan tetapi, bila Inter terus mengatakan tren jelek ini, maka posisi Strama akan semakin di ujung tanduk. 

 Problem  FC Internazionale semakin terperinci usai kalah  Terkini STATISTIK BERBICARA: Cedera Dan Cerita Pilu FC Internazionale 
Badai cedera belum berlalu |  Strama yang gelisah harus berjuang dengan skuat seadanya.

sumber: goal.com