Press "Enter" to skip to content

Terkini Siasat Kalem Inter Milan (Bursa Transfer)

Mercato Inter tidak seberisik tetangga sebelah, namun pramusim mereka terbilang memuaskan. Strategi belakang layar menghanyutkan dari Nerazzurri?

Milan Skriniar, Daniele Padelli, Borja Valero, Matias Vecino, Facundo Colidio, Dalbert Henrique dan segera menyusul Emre Mor. Semua sepakat  bahwa para rekrutan anyar Inter Milan tersebut bukanlah pemain yang mempunyai nama beken. Total, termasuk menghitung biaya transfer Dalbert, Inter “hanya” menghabiskan kurang dari €80 juta di bursa transfer demam isu panas ini.

Pembelian tersebut sangat kontras dengan apa yang dilakukan oleh sang rival sekota, AC Milan, yang membikin heboh mercato. Ya, Milan sudah membelanjakan sekitar €200 juta untuk menghadirkan pemain top semacam Leonardo Bonucci, Lucas Biglia, sampai Andre Silva.

Padahal, kedua tim sama-sama dimodali oleh kekuatan uang dari Tiongkok: Milan disokong Rossoneri Sport Investment Lux dan Inter bersama Suning Group. Lantas apa yang menciptakan Inter berada di bawah radar dan tetap low profile? Jawabannya terletak pada kebijakan sang instruktur anyar, Luciano Spalletti.

Spalletti, yang dicomot dari AS Roma, merasa Inter bersama-sama sudah mempunyai skuat yang mumpuni untuk bertarung di Serie A Italia demam isu depan. Ia juga merasa prihatin dengan kinerja pelatih-pelatih sebelumnya — Roberto Mancini, Frank de Boer, Stefano Pioli — yang kesulitan membawa Nerazzurri meraih prestasi.

“Banyak orang sekarang selalu berpikir mengapa Inter bisa puasa gelar sangat lama. Bagi saya, itu merupakan sebuah skandal. Kami harus bisa membawa Inter kembali ke sejarah yang selama ini dikenal. Saya meminta pada para pemain supaya percaya pada saya, saya akan mendukung mereka 100 persen dalam situasi apa pun,” kata Spalletti saat diperkenalkan sebagai allenatore Inter.

Yang dilakukan Spalletti bersama-sama sederhana, ialah menciptakan persaingan di Starting XI Inter semakin ketat. Kedatangan Skriniar, misalnya, akan menciptakan Jeison Murillo, Joao Miranda, dan Gary Medel was-was akan posisi reguler mereka sebagai bek sentral. Sementara kiper andalan Samir Handanovic mempunyai pelapis sepadan dalam diri Padelli.

Hadirnya duo Fiorentina, Vecino dan Valero, menciptakan lini tengah Inter makin berisi sehingga memicu gelandang berbakat menyerupai Geoffrey Kondogbia dan Roberto Gagliardini untuk terus mematangkan diri kalau tidak ingin tersingkir. Spalletti rasa-rasanya sudah tidak perlu mengejar Arturo Vidal (Bayern Munich) dan Radja Nainggolan (Roma), dua gelandang top yang dikaitkan dengan Inter.

Di lini depan, kembalinya Stevan Jovetic dari Sevilla, Ivan Perisic dan Antonio Candreva yang hampir niscaya bertahan, bersinarnya Eder di pramusim, sampai keberadaan bomber muda Andrea Pinamonti, Gabriel Barbosa, dan Facundo Colidio – semuanya ini akan menciptakan Mauro Icardi menerima sokongan yang amat menjanjikan. Pada akhirnya, Inter juga akan melupakan sasaran idaman mereka, Angel Di Maria (PSG).  

Kedalaman skuat menyerupai ini sudah niscaya akan menciptakan Spalletti percaya diri untuk bersaing dengan Juventus, Napoli, Roma, Milan dalam memperebutkan Scudetto. Terlebih, Inter di demam isu ini juga bisa fokus sepenuhnya bertarung di Serie A karena tidak disibukkan dengan kompetisi Eropa.

Selain itu, Inter bisa melakoni pramusim dengan memuaskan. Nerazzurri tercatat hanya menelan sekali kekalahan, sekali imbang, dan sisanya berakhir dengan kemenangan, termasuk menjuarai International Champions Cup edisi Singapura dengan mengalahkan Chelsea dan Bayern Munich. Terbaru, mereka sukses melumat Villarreal 3-1 dan tampaknya tidak akan kesulitan untuk mengatasi Real Betis di tabrak terakhir pramusim, Sabtu (12/8) esok.

Sekilas, Inter tampak mengatakan progres konkret meski santai di lantai bursa. Yang harus diingat, ujian sesungguhnya belum dimulai. Spalletti tampaknya harus tancap gas semenjak awal demam isu karena Inter bakal pribadi menghadapi Fiorentina dan Roma di dua giornata pembuka Serie A 2017/18.

source: https://www.fourfourtwo.com/id/news/siasat-kalem-inter-milan