Press "Enter" to skip to content

Terkini Samuel: Apa Robinho Pantas Sanggup Penalti?

Walter Samuel merayakan gol ke gawang Milan  Terkini Samuel: Apa Robinho Pantas Dapat Penalti?

MILAN – Kubu AC Milan mengeluhkan kinerja wasit sebagai pelampiasan atas kekecewaan mereka kalah dalam Derby della Madonnina kontra Inter Milan. Sejumlah awak I Rossoneri menuding, wasit tidak memimpin pertandingan dengan adil.

Ada dua poin yang menciptakan Milan kecewa dengan keputusan wasit Paolo Valeri yang menciptakan Milan kalah 0-1 di San Siro, dini hari. Pertama yaitu dianulirnya gol Riccardo Montolivo pada menit ke-39, sebab menilai telah lebih dulu terjadi pelanggaran yang dilakukan Urby Emanuelson terhadap Samir Handanovic, kiper Nerazzurri.

Nah, yang kedua yaitu klaim penalti yang disuarakan pemain Milan di babak kedua menyusul terjatuhnya Robinho usai terlibat kontak dengan Walter Samuel dikala coba mengejar umpan Giampaolo Pazzini di kotak terlarang. Lantas, bagaimana jawaban Samuel yang terlibat eksklusif dalam insiden tersebut?

“Robinho berlari mengejar bola, dan saya merasa ada kontak dengannya. Tapi, saya pikir, ada banyak terjadi kontak di kotak penalti dan tidak semua hal tersebut selalu disebut pelanggaran,” ujar Samuel membela diri.

“Saya hanya mencoba menghadangnya supaya tidak bisa mencapai bola dan melepaskan tendangan. Mungkin, orang lain punya posisi yang lebih baik dan menyampaikan bahwa itu yaitu pelanggaran,” pungkas bek veteran yang jadi jagoan kemenangan Inter berkat golnya di awal laga.

Terlepas dari insiden tersebut, Samuel mengaku puas dengan performanya dan rekan-rekannya yang bisa meredam gempuran para pemain Milan sepanjang babak kedua, meski bermain dengan 10 pemain. Menurutnya, kemenangan di derby menciptakan Inter kian optimistis bisa bersaing merebut gelar scudetto.

“Saya senang dan gembira dengan pencapaian kami di liga. Kami tampil di derby dan menyampaikan bahwa kami bisa mendapat hasil yang kami inginkan. Kami yakin dengan kemampuan kami, dan terlepas kami terus mendapat tekanan, kami tetap berpikir faktual dan bermain untuk menang. Kami harus melanjutkan tres ini,” lanjutnya dikutip Goal.

“Soal gelar juara? Terlalu dini untuk membicarakan itu. Saya pikir, semua tim belum berpikir ke sana. Kami hanya butuh terus bekerja keras dan menang, dan sesuatu akan kami dapatkan di final musim,” pungkas bek 34 tahun yang diboyong Inter dari Real Madrid pada 2005.

Ya, dengan kemenangan tersebut, Inter bisa menjaga posisinya dalam persaingan merebut scudetto. Dengan koleksi 15 poin, Inter bercokol di urutan empat klasemen sementara dengan hanya selisih empat poin dari pimpinan klasemen sementara, Juventus dan Napoli. (acf)