Press "Enter" to skip to content

Terkini Rocchi Antarkan Inter Taklukkan Parma

 

Milan – Tomasso Rocchi menjadi pendekar kemenangan Inter Milan atas Parma di giornata 33 Seri A. Gol semata wayang striker veteran itu memastikan Nerazzurri meraih kemenangan dengan skor 1-0.

Menjamu Parma di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (21/4/2013), Inter lebih banyak tertekan pada paruh pertama. Gawang mereka berkali-kali dibombardir pemain-pemain tim tamu. Beruntung bagi mereka, Samir Handanovic tampil prima di bawah mistar.

Memasuki babak kedua, permainan relatif lebih berimbang. Parma kembali mendapat peluang-peluang bagus, tapi mereka tak bisa memaksimalkannya.

Sebaliknya, Inter malah bisa memecahkan kebuntuan di menit-menit akhir. Sebuah tembakan Rocchi memastikan mereka mendapat poin penuh.

Tambahan tiga angka mengangkat posisi Inter ke urutan lima klasemen sementara dengan koleksi 53 poin dari 33 pertandingan. Parma tetap di posisi ke-11 dengan 39 poin.

Jalannya Pertandingan

Parma menekan di menit ketiga dan punya kesempatan lewat Yohan Benalouane. Namun, sepakan Benalouane terlalu pelan dan bisa diantisipasi Handanovic.

Inter bereaksi pada menit berikutnya. Zdravko Kuzmanovic menjajal peruntungannya melalui sepakan dari sisi kiri kotak penalti. Tapi, arah bola masih melambung.

Ezequiel Schelotto menyia-nyiakan peluang emas yang ia peroleh pada menit ke-17. Berawal dari sebuah situasi set-piece, Schelotto mendapat bola liar di lisan gawang. Namun, sontekannya bisa diantisipasi oleh kiper Antonio Mirante.

Parma mendapat empat peluang anggun secara beruntun pada menit ke-28 dan 29. Nicola Sansone yang menguasai bola di kotak penalti Inter melepaskan tembakan, tapi masih gampang diamankan oleh Handanovic.

Yang kedua lewat tembakan terukur Marco Parolo dari luar kotak penalti. Belum membuahkan gol sebab Handanovic menciptakan evakuasi sambil menjatuhkan diri.

Berikutnya, Benalouane melepaskan tendangan kaki kiri dari depan boks. Tapi, bola kembali ditepis oleh Handanovic.

Masih di menit yang sama, gawang Inter juga terancam oleh percobaan dari Jamie Valdes. Namun, tendangan melengkung Valdes dari luar kotak penalti digagalkan oleh mistar.

Rapuhnya pertahanan Inter kembali dieksploitasi Parma pada menit ke-34. Marco Marchionni dengan bebasnya melepaskan tembakan dari depan kotak penalti. Sial buat dia, arah bola masih sedikit melenceng.

Berselang empat menit, Inter mendapat peluang lewat Schelotto. Diawali umpan matang Kuzmanovic, tembakan Schelotto masih bisa diblok Benalouane dan kemudian melebar.

Percobaan Rocchi pada menit ke-55 juga belum mengubah keadaan. Tendangannya dari luar kotak penalti masih mengarah ke samping gawang Parma.

Rocchi kembali mendapat kans delapan menit kemudian. Tapi, tembakannya masih sedikit melebar.

Sansone nyaris membobol gawang Inter pada menit ke-70. Usai mendapat umpan matang dari Amauri, ia melepaskan tendangan jarak jauh. Namun, arah bola masih melenceng.

Berselang enam menit, giliran Jonathan Biabiany yang membuang peluang emas. Tinggal berhadapan dengan Handanovic di kotak penalti Inter, penyelesaiannya mengenai wajah si kiper.

Lebih sering ditekan, Inter justru berhasil mencetak gol pada menit ke-81. Memanfaatkan operan Jonathan, Rocchi menjebol gawang Parma melalui tembakan yang tidak terlalu kencang dari kotak penalti.

Susunan pemain
Inter Milan: Handanovic, Zanetti, Ranocchia, Pereira, Juan, Jonathan, Scheletto (Garritano 77′), Kovacic, Alvarez, Kuzmanovic, Rocchi (Chivu 85′)

Parma: Mirante, Lucarelli, Gobbi, Benalouane, Coda (Santacroce 73′), Valdes, Parolo, Marchionni (Galloppa 86′), Belfodil (Biabiany 46′), Amauri, Sansone