Press "Enter" to skip to content

Terkini Pazzini: Inter Masih Di Jalur Scudetto

 Inter Milan tampil spartan ketika membungkam tamunya Palermo  Terkini Pazzini: Inter Masih di Jalur ScudettoMILAN – Inter Milan tampil spartan ketika membungkam tamunya Palermo 3-2, Minggu (31/1/2011) malam tadi. Kemenangan ini pun mudah terus membuka peluang I Nerazzurri mempertahankan mahkota juaranya di kompetisi Serie A trend ini.

Penampilan Inter ketika menjamu Palermo di Giuseppe Meazza memang pantas menerima acungan jempol. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama melalui Fabrizio Miccoli (4’) dan Antonio Nocerino (36’), Inter membalikkan keadaan di babak kedua. Pemain anyar La Beneamata, Giampaolo Pazzini menjadi pemeran protagonis dengan lesakkan dua gol di menit (57’ & 73’), serta gol penalti Samuel Eto’o yang juga berasal dari agresi Pazzini yang dilanggar di kotak terlarang.

Dengan kemenangan ini, Inter terus mempertahankan peluangnya mempertahankan gelar scudetto. Saat ini, Nerazzurri menempati peringkat empat klasemen sementara dengan 38 angka, terpaut sembilan angka dari AC Milan. Namun, Inter masih berpeluang naik ke peringkat tiga menyalip Lazio, jikalau bisa meraih kemenangan di adu tunda yang belum dimainkannya.

Meski selisih poin dengan Milan masih cukup jauh, namun Pazzini optimistis tim barunya ini bakal bisa memangkas jarak, bahkan melewati saudara tuanya itu di sisa kompetisi trend ini, yang masih menyisakan sekira 16 pertandingan.

“Inter masih di jalur scudetto. Kami belum puas dengan sukses (musim lalu),” tutur Pazzini menyinggung sukses besar Inter menyabet treble winners di trend lalu, ibarat dikutip Football-Italia, Senin (31/1/2011).

Dalam kesempatan ini, bomber 26 tahun yang diboyong dari Sampdoria ini juga menyatakan kebahagiaannya bisa bergabung dengan tim juara ibarat Inter, dan mempunyai pemain juara.

“Merupakan kehormatan besar buat aku bisa bermain bersama dengan banyak pemain juara. Saya juga sudah cukup menyatu dengan Diego Milito dan Samuel Eto’o. Jadi, aku juga berterima kasih kepada mereka yang membantu aku melakoni debut dengan manis,” tandas striker timnas Italia yang menerima kehormatan mengenakan kostum keramat nomor tujuh milik Luis Figo.