Press "Enter" to skip to content

Terkini Inter Juara Dunia, Namun Suasana Tim Malah Tak Kondusif

 Inter yang harusnya sedang berbahagia malah dirundung dengan situasi yang pelik dan tidak Terkini Inter Juara Dunia, Namun Suasana Tim Malah tak KondusifBola.net – Inter yang harusnya sedang berbahagia malah dirundung dengan situasi yang pelik dan tidak bersahabat, aroma perpecahan begitu terasa, ibarat yang disodorkan oleh Marco Materrazzi berikut ini.

Matrix enggan merayakan selebrasi bersama rekan-rekannya usai Inter menundukkan Mazembe, dia malah berterima kasih kepada klubnya bukan kepada coach Benitez akan gelar Piala Dunia Antar Klub yang berhasil Inter raih tersebut.

Materazzi yang tergabung dengan rombongan Inter balik ke kota Milan hari ini, tidak begitu pusing dengan bahaya Rafael Benitez yang akan pergi bila tidak dibelikan 4 pemain gres di bulan depan.

“Mengganti Benitez? Ini sebuah klub, di mana tim yang paling besar lengan berkuasa di dunia, itulah hal yang lebih menentukan,” ucap Matrix kepada Sky Sport.

“Ucapan terima kasih lebih layak untuk klub ini yang mana telah menjadi juara dunia, Inter di atas segalanya dibandingkan hal lain, apa yang Benitez lakukan sama sekali tidak mengganggu kami,”

Materazzi memang tidak diperlakukan secara layak di kurun Rafa, di Final Piala Dunia Antar Klub dia tak tampil satu menit pun, kontras dengan animo kemudian bersama Jose Mourinho.

Di Santiago Bernabeu, pada Final Liga Champions animo kemudian dia berlari bersuka cita dengan pelatihnya tersebut, instruktur yang begitu dia hormati sayangi sayangnya sudah tak lagi ada di Giuseppe Meazza.

Pada ketika Inter bergembira di Final kemarin, Materazzi sama sekali tidak nampak di lapangan, bahkan medali yang harusnya dia terima tidak dia ambil, bahkan salah satu temannya yang harus membawakannya ke kamar ganti.