Press "Enter" to skip to content

Terkini Inter Dikalahkan Cagliari

 

Trieste – Inter Milan kembali menelan kekalahan. Setelah sebelumnya dipecundangi Atalanta di sangkar sendiri, La Beneamata takluk dengan skor 0-2 dikala bertandang ke markas Cagliari.

Bertanding di Stadion Nereo Rocco, Trieste, Minggu (14/4/2013) malam WIB, Inter yang mengalami krisis striker tampil dengan deretan yang tidak biasa. Pelatih Andrea Stramaccioni terpaksa mendorong Fredy Guarin ke depan untuk menyokong Tomasso Rocchi.

Meski mempunyai lebih banyak peluang, Inter tak bisa memaksimalkannya. Sebaliknya, Cagliari yang mengandalkan serangan balik justru bisa bikin dua gol di babak kedua.

Gol pertama Isolani diciptakan oleh Mauricio Pinilla lewat titik putih. Tak berselang lama, Pinilla kembali menjebol gawang Inter dan memastikan timnya meraih tiga angka.

Kekalahan ini menciptakan posisi Inter turun ke urutan ketujuh klasemen sementara Seri A dengan koleksi 50 poin dari 32 pertandingan. Cagliari bercokol di posisi kesepuluh dengan 42 poin.

Jalannya Pertandingan

Cagliari mendapat peluang pada menit kesembilan lewat Daniele Dessena. Namun, tembakan mendatar Dessena terlalu pelan dan gampang diamankan oleh kiper Samir Handanovic.

Inter nyaris bikin gol elok pada menit ke-14. Esteban Cambiasso dua kali bermain umpan satu-dua dengan Tomasso Rocchi dan membuatnya berhadapan dengan kiper Michael Agazzi. Dengan cerdik, Cambiassao mencungkil bola, tapi masih mengenai tiang gawang.

Berselang dua menit, giliran Fredy Guarin yang mengancam gawang Cagliari. Dia melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bisa diamankan Agazzi. Guarin mencoba perjuangan yang sama pada menit ke-17, tapi Agazzi juga bisa mengantisipasi laju bola.

Davide Astori menjajal peruntungannya lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-27. Namun, arah bola masih melebar ke samping gawang Inter.

Juan Jesus juga tak bisa memaksimalkan peluang yang didapatnya tiga menit kemudian. Tembakan first time bek Inter itu masih melenceng.

Ricky Alvarez mencoba memecahkan kebuntuan pada menit ke-43. Dia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tapi bola melayang di atas mistar.

Tujuh menit sehabis babak kedua dimulai, Rocchi menebar bahaya ke gawang Cagliari. Namun, tembakannya bisa dimentahkan oleh Agazzi.

Peluang berikutnya didapat oleh Guarin pada menit ke-56. Namun, belum membuahkan gol alasannya sepakannya bisa ditepis Agazzi.

Alvarez juga punya peluang bagus lima menit kemudian. Sial buat dia, tembakannya masih melenceng tipis.

Memasuki menit ke-62, pelanggaran Matias Silvestre terhadap Pinilla di area terlarang berbuah penalti untuk Cagliari. Pinilla sendiri yang maju sebagai algojo dan sukses menaklukkan Handanovic. Cagliari 1, Inter 0.

Thiago Ribeiro nyaris meniru keunggulan Inter di menit ke-69. Dia menanduk umpan silang dari Matias Cabrera, tapi bola bisa diamankan oleh Handanovic.

Rocchi kembali gagal memanfaatkan peluang yang didapatkannya pada menit ke-71. Mendapatkan bola liar di kotak penalti Cagliari, beliau melepaskan tembakan, tapi bola cuma menerpa sisi luar jala gawang.

Cagliari benar-benar mencetak gol kedua dikala langgar berusia 76 menit. Pinilla yang melaksanakan penetrasi ke kotak penalti Inter mendapat umpan matang dari Cabrera dan sontekannya dari jarak bersahabat menciptakan Handanovic sekali lagi bertekuk lutut.

Inter mencoba memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas Guarin. Namun, bola sepakan Guarin bisa ditangkap oleh Agazzi.

Segundo Ibarbo nyaris menambah keunggulan Cagliari pada menit ke-85. Tinggal menghadapi Handanovic, penyelesaiannya digagalkan mistar gawang.

Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol pelengkap tercipta. Cagliari 2, Inter 0.

Susunan Pemain
Cagliari: Agazzi; Perico, Rossettini, Astori, Muru; Dessena (Pinilla 57′), Conti, Ekdal (Casarini 86′), Cossu (Cabrera 7′); Thiago Ribeiro, Ibarbo

Inter Milan: Handanovic; Zanetti, Silvestre, Juan, Pereira; Gargano (Kuzmanovic 53′), Kovacic, Cambiasso (Nagatomo 67′) (Samuel 74′); Guarin, Alvarez; Rocchi