Press "Enter" to skip to content

Terkini Inter Ala Mazzarri

Benvenutto Mazzarri!

Walter Mazzarri telah resmi didapuk menjadi instruktur Il Biscione untuk dua trend ke depan. Kesuksesan membawa Napoli menjadi runner-up Serie A trend 2012-2013 menjadi dasar impian untuk mengangkat Inter dari keterpurukan trend ini. Mazzarri sendiri dikenal piawai meracik tim dengan denah tiga defender.
Bertahan dengan tiga bek tengah
Skema deretan dengan tiga bek tidak absurd bagi Inter. Inter ala Gasperini dan Inter ala Stramaccionni pernah melakukannya, hanya saja kesannya kurang memuaskan. Formasi dengan tiga bek pun dianggap rentan dibobol oleh banyak Interisti.
Namun kalau kita melihat jauh ke tahun 1962, ketika Inter berjaya di Eropa di tangan Helenio Herrera, kita akan melihat La Beneamata melaksanakan cattenacio dengan tiga difensore.
Seperti yang telah dijabarkan dalam goresan pena sebelumnya, pertahanan inter digalang oleh dua difensore Burgnich dan Guaneri, dilapis oleh satu libero, Armando Picchi. Di sisi kiri dan kanan masih dilapis dengan dua pemain eksplosif, sang legenda Giacinto Fachetti dan Jair.
Formasi itu menghasilkan gelar juara eropa dua tahun berturutan. Sejatinya denah tiga bek memang lebih fleksibel dari pada denah empat bek. Sepakbola modern bertumpu pada pertarungan di lini tengah. Mengurangi lini belakang bukan untuk menambah lini serang namun justru menambal lini tengah.
Cattenacio ala Herrera bertumpu pada pemain sayap eksplosif, sigap bertahan dan sewaktu-waktu maju untuk memperluas opsi serangan, juga dibutuhkan gelandang ciamik yang bisa menjadi benteng awal pertahanan, mediator lini pertahanan dan lini depan sekaligus menjadi inisiator serangan.
Hal itu yang bakal menjadi PR Mazzari dalam menangani Inter.
Pergerakan Transfer Inter
Transfer trend panas 2013 akan menjadi waktu yang sangat penting bagi Inter untuk memenuhi kebutuhan seni administrasi Mazzarri. Sampai artikel ini ditulis sejumlah rumor transfer sudah menyebar. Zuniga, dan/atau Isla konon menjadi prioritas bagi Mazzari. Tidak mengherankan, alasannya yakni kalau mengusut deretan yang digunakan Mazzarri maupun deretan Cattenacio Herrera kalau diterapkan untuk inter trend depan, memang tinggal membutuhkan seorang tornante di sisi kanan dan mungkin seorang registra.
Trio Difensore 
Rannocchia dan Juan terperinci masih berpeluang masuk starting line-up Mazzarri. Kemampuan kedua bek muda Inter itu terbukti dengan selalu menjadi langganan line-up Strama ketika mereka berdua fit, baik dalam sistem empat defender maupun tiga defender. Kedatangan Campagnaro yang sudah pernah berafiliasi dengan Mazzarri sebelumnya, berfungsi untuk menjadi cover bagi kedua difensore muda tersebut. Sistem tiga defender ala Mazzari memakai dua difensore centrale dengan man marking dan seorang difensori centrale sebagai cover
Dynamo on the Flank
 
Inter sudah mempunyai Nagatomo di sisi kiri. Nagatomo mungkin akan dipertahankan Mazzarri, alasannya yakni tipikal permainannya yang berangasan menyerang dan tangguh dalam bertahan. Nagatomo yakni opsi terbaik Mazzarri di posisi Terzino del sinistra. Sejak rezim Morratti berkuasa di Inter, sisi kiri acapkali menjadi kelemahan. Berbagai pemain didatangkan untuk menambal sisi kiri, mulai dari Francesco Coco, Grigoris Georgatos, sampai Maxwell, namun sisi kiri gres kondusif semenjak kedatangan Nagatomo. Sebaliknya di sisi kanan, Inter mungkin masih mempunyai Javier Zanetti, namun Il Capitano gres bisa merumput bulan Desember dan alternatif di sisi kanan, Schelotto dan Jonathan masih kurang ekplosif untuk menutup sisi kanan Inter. Bisa jadi kedatangan Isla ataupun Zuniga digunakan untuk menutup kekurangan ini. Namun jangan kesampingkan kedatangan Gino Peruzzi yang bisa menjadi alternatif la beneamata di sisi kanan.
Double Pivot
Kebutuhan double pivot dalam seni administrasi sepakbola modern tentu saja tidak bisa dikesampingkan. Formasi terkenal 4-2-3-1 terperinci membutuhkan dua gelandang bertahan yang sanggup melindungi back four, sekaligus menjadi inisiator serangan. Lalu apa fungsi double pivot dalam deretan berbasis tiga defender? Dua gelandang bertahan di Inter akan sanggup diperankan dengan baik melalui Esteban Cambiasso dan Mateo Kovacic. Mazzari sanggup melaksanakan hal yang dilakukan Carlo Mazzone di Brescia maupun Carlo Ancelotti di Milan yang telah mentransformasi Andrea Pirlo yang sejatinya yakni trequartista menjadi salah seorang registra terbaik yang pernah lahir di ranah calcio.
Mateo Kovacic mempunyai visi dan akurasi passing yang yang baik, ditambah beliau mempunyai kemampuan membawa bola yang mungkin lebih baik dari Andrea Pirlo. Kovacic sanggup menjadi inisiator serangan balik menyerupai seni administrasi yang digunakan Mazzarri di Napoli. Jika Kovacic diletakkan di posisi naturalnya sebagai gelandang serang, La Beneamata masih bisa menempatkan Fredy Guarin sebagai Ball Winning Midfielder untuk mendampingi Cambiasso. Penempatan Fredy Guarin sedikit di depan Cambiasso sanggup membantu il Biscione menerima bola sebelum memasuki lini pertahanan Inter. Agresifitas Guarin akan termanfaatkan dengan baik kalau diimbangi dengan tackling yang rapi.

Attaccante

Inter masih sanggup memakai jasa Cassano sebagai pemain menyerang. Mazzarri dan Cassano pernah berafiliasi sebelumnya di Sampdoria. Rodrigo Palacio yang dibeli di bursa transfer trend panas kemudian pun sanggup memerankan Seconda Punta menyerupai yang diperankan Ezequiel Lavezzi di Napoli. Inter mungkin tidak mempunyai predator lini depan menyerupai yang dimiliki Napoli dalam diri Edison Cavani. Tetapi Inter mempunyai dua opsi untuk tugas Prima Punta Diego Milito yang sanggup berfungsi sebagai Deep Lying Forward. Peran Poacher pun mungkin akan diberikan pada attacante muda Mauro Icardi.

Inter ala Mazzarri

Inter ala Mazzarri akan menimbulkan sensasi nostalgia La Grande Inter. Setidaknya di tangan Mazzarri hampir mungkin La Beneamata sanggup memenuhi ekspektasi minimal Interisti untuk kembali tampil di kompetisi Eropa di trend 2014/2015. Kesabaran dan ketidaklabilan Massimo Morratti sangat diharapkan oleh Inter ala Mazzari. Selain tentu saja keputusan Marco Branca dalam bursa transfer juga berperan besar dalam keberhasilan campaign La Beneamata dalam menyambut trend 2013/2014.

Penulis: @anovanisme

sumber: