Press "Enter" to skip to content

Terkini ‘Hidupku Menurut Cinta, Bukan Pembalasan’

Bersama Inter Milan, Leonardo akan menyongsong derby kota Milan dengan nuansa lebih baik ketimbang AC Milan. Tapi partai nanti bukanlah ajang balas dendam untuk Leonardo.
Inter memangkas selisih dari Milan yang memuncaki klasemen Serie A menyusul kemenangan atas Lecce. Kini Nerazzurri membayangi Rossoneri dengan selisih dua poin saja.

Setelah jeda internasional final pekan nanti, kedua tim akan terlibat dalam derby della Madonnina alias derby kota Milan pada 2 April mendatang.

Untuk Inter, tabrak itu terang menghadirkan momen sempurna untuk menggeser Milan dari pucuk klasemen kendati Leonardo menolak menyebut tabrak tersebut jadi penentu Scudetto.

“Semua tabrak sisa menentukan, bukan hanya yang itu saja. Derby takkan jadi krusial alasannya setelahnya masih ada tujuh partai sisa,” tegas Leonardo di Football Italia.

“Yang kami inginkan ialah mendekat, kembali ke persaingan dan berusaha bersaing untuk berebut Scudetto. Kami hingga ke derby dengan kondisi terbaik,” lanjutnya.

La Beneamata ketika ini tengah diliputi iktikad diri tinggi sehabis sebelumnya memastikan diri ke babak perempatfinal Liga Champions. Sebaliknya Milan malah sudah tersingkir di kompetisi tersebut dan ditekuk Palermo di Serie A pekan ini.

Dengan kondisi ini, Inter berkesempatan menggerser Milan. Bagi Leonardo, yang ialah kepingan penting Milan selama bertahun-tahun, ini tak dilihatnya sebagai ajang balas dendam.

Seperti diketahui Leonardo tak menghakhiri kebersamaannya dengan Milan dengan mulus. Ia dikabarkan tak sepaham dengan bos besar Milan Silvio Berlusconi dan ia pun dilepas sehabis dianggap gagal di trend pertamanya menangani Milan, satu trend lalu.

“Tidak (ada balas dendam), hidup terus berjalan dan Anda mencar ilmu dari pengalaman. Jika saya melihat kembali ke karirku, saya hanya melihat aspek faktual dan tidak akan pernah melupakan masa 13 tahunku di Milan.

“Hidupku itu menurut cinta, bukan pembalasan,” papar Leonardo.

via Detiksport