Press "Enter" to skip to content

Terkini Derby Milan: Wacana Pazzini Dan Cassano

                 Salah satu hal yang dianggap paling menarik dari  Terkini Derby Milan: Tentang Pazzini dan Cassano 

Jakarta – Salah satu hal yang dianggap paling menarik dari Derby della Madonnina ke-293 simpulan pekan ini ialah peran Antonio Cassano dan Gianpaolo Pazzini, dua sahabat yang bertukar daerah di demam isu panas lalu.

Senin (08/10/2012) dinihari WIB, Milan akan menjadi tuan rumah kala melawan adik sekotanya, Inter Milan, dalam lanjutan Seri A. Kedua tim, yang sama-sama gres saja meraih satu kemenangan di San Siro/Giuseppe Meazza, terang akan saling berjibaku meraih tiga poin.

Di antara banyak nama yang akan bertarung di atas lapangan, satu yang dianggap akan paling banyak menyita perhatian ialah Pazzini dan Cassano. Keduanya demam isu kemudian masih saling menggunakan baju tim lawan. Pertukaran keduanya dimulai dengan Milan yang membutuhkan goal getter sepeninggal Zlatan Ibrahimovic.

Untuk mendapat Pazzini, Milan harus menyerahkan uang 7,5 juta Euro ditambah dengan Cassano. Bagi banyak pengamat, transfer yang dilakukan Rossoneri jelas terasa ganji.

Sebagai gambaran, Cassano ialah penyumbang assist terbanyak Milan dalam dua demam isu terakhir dan sempat menjadi bintang Italia di Euro 2012. Sementara Pazzini, demam isu kemudian ia hanya mencetak 5 gol dari 33 pertandingan Serie A, plus: namanya karam di Euro Juli lalu.

Proses transfer yang abstrak tersebut semakin terasa gila tatkala Cassano, tak usang sehabis tiba di Appiano Gentile, berusaha menciptakan kuping II Diavolo Rosso panas dengan menyampaikan bahwa ia ialah seorang Intersita, atau suporter Inter semenjak kanak.

Meski dengan perkiraan bahwa Milan membutuhkan Pazzini biar sanggup mempunyai ‘the real number 9′, tapi mengorbankan Cassano, sehabis melepas Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva ke Paris Saint Germain, Milan dianggap telah menciptakan sebuah keputusan yang aneh. Apalagi, Diavolo Rosso juga mendatangkan Bojan Krkic dari AS Roma.

Performa Cassano bersama Nerazzurri sejauh ini cukup memuaskan. Dalam enam laganya di Seri A, fantanito 30 tahun itu telah mengemas empat gol dan satu assists. Sementara Pazzini, meski sudah melesakkan tiga gol dan satu assists, kontribusinya sejauh ini masih dianggap minim. Apalagi beliau kemudian kalah mentereng dengan Stephan El Shaarawy.

Dengan krisis finansial yang melanda Milan dan Inter dan bahan pemain yang sekarang cenderung ‘apa adanya’, bentrok dua pemain yang menjadi sahabat bersahabat kala memperkuat Sampdoria itu akan menciptakan Derby della Madonnina nanti tambah semarak.

Bagaimana Cassano dan Pazzini, siap?