Press "Enter" to skip to content

Terkini Bila Jadi Beli Inter, Erick Thohir Diminta Sering Ke Stadion

 

Milan – Pekan depan Massimo Moratti diprediksi akan menyerahkan sebagian sahamnya kepada pengusaha Indonesia, Erick Thohir. Kalau sudah jadi pemilik klub, Erick diminta sering tiba ke stadion.

Demikian antara lain saran dari Gianfelice Facchetti, yang ialah anak dari legenda Inter, Giacinto Facchetti, terkait isu pemindahan saham klub top Italia tersebut.

“Jagalah hubungan dengan fans di stadion maupun di markas tim. Jangan mengambil langkah-langkah yang berisiko, tetaplah pragmatis ala orang-orang Lombady (Milan ialah ibukota region Lombadi — Red). Juga, hindari menciptakan janji-janji besar,” tutur Facchetti kepada La Stampa.

Seperti kerap diberitakan semenjak bulan lalu, Erick disinyalir ingin membeli saham dominan La Beneamata. Namun sejauh ini Moratti enggan melepas dan kabarnya hanya akan menjual maksimal 40 persennya saja.

Dilansir Football Italia, Erick akan terbang ke Italia ahad depan, untuk menyelesaikan negosiasinya dengan Moratti. Ia meluaskan investasi bisnisnya di klub olahraga luar negeri sesudah membeli saham klub NBA Philadelphia 76ers dan klub MLS DC United.

Mengenai potensi Inter dibeli orang asing, Facchetti menyampaikan hal itu bukanlah masalah. Sejak awal Inter memang sudah kosmopolitan, tak sekadar dari komposisi para pemainnya.

“Inter dibuat tahun 1908 dengan orang-orang asing sebagai direksinya. Jadi, jikalau investasi datangnya dari Indonesia, itu bukanlah hal aneh,” tambah Facchetti lagi.

“Pada dasarnya aku melihat bahwa investasi itu ialah sebuah kesempatan. Tapi kita pun harus menghormati klub. Kita tak boleh mengabaikan detil-detil dalam sudut pandang global.

“Untuk kini dominan saham tetap di tangan Moratti. Namanya tetap sebuah jaminan buat Inter. Ekonomi Italia memang sedang sulit, dan kita sedang mencari kapital besar. Sementara itu sepakbola ialah sebuah merk yang populer dan oleh alasannya ialah itu investasi dari pihak asing niscaya jadi headline,” tutur laki-laki yang menekuni profesi sebagai pemain film dan pemain teater itu.