Press "Enter" to skip to content

Terkini 24 Gol Milito Yang Terasa ‘Sia-Sia’

                 Satu gol yang dicetak  Diego Milito di adu pamungkas membuatnya menyamai Terkini 24 Gol Milito yang Terasa 'Sia-sia' 

Roma – Satu gol yang dicetak Diego Milito di adu pamungkas membuatnya menyamai rekor gol pribadinya. Sayang kemenangan urung didapat dan Inter Milan gagal lolos ke Liga Champions.

Milito mencetak gol melalui titik penalti dikala Inter menghadapi tuan rumah Lazio, Senin (14/5) dinihari WIB tadi. Gol itu sempat membawa Inter memimpin di babak pertama sebelum akibatnya diberondong tiga gol dan kalah 1-3.

Inter pun hanya finis di urutan keenam dan gagal meraih tiket ke Liga Champions animo depan. Sebagai “hadiah hiburan”, La Beneamata akan berkompetisi di Liga Europa animo depan namun harus melewati dulu playoff babak ketiga.

Kekecewaan tentunya bagi pasukan ‘Biru Hitam’ mengingat mereka terbiasa tampil di Liga Champions nyaris satu dekade terakhir. Tapi Milito meminta timnya enggan terlarut dalam kekecewaan dan meminta bangun demi tampil baik di Seri A maupun Liga Europa.

“Kami harus menatap ke depan. Kami sangat kecewa sebab sangat ingin lolos ke Liga Champions, tapi kami harus segera melupakannya. Target kami animo depan? Untuk tampil baik sampai simpulan animo dan bermain untuk merebut sasaran yang biasa kami canangkan,” tutur Milito di situs resmi tim.

“Kami harus tampil baik semenjak awal animo depan dan setidaknya kami mengakhiri animo ini lebih baik, terlepas dari kekalahan malam ini (dinihari WIB tadi –red). Kami harus menawarkan terbaik dikala membela Inter. Kami akan mencoba tampil baik di Seri A dan juga Liga Europa,” sambungnya.

Meski mengakhiri adu dengan kekecewaaan, Milito setidaknya sanggup sedikit tersenyum sesudah animo ini beliau mencetak 24 gol. Jumlah sama yang beliau raih bersama Genoa di animo 2008/2009 dan menjadi rekor gol terbanyak dalam karier pesepakbola 32 tahun itu.

Raihan gol yang jadi pembuktian bahwa Milito memang belum “habis” dan sanggup mengenyahkan trofi “Keranjang Sampah Emas” yang direbutnya simpulan tahun lalu. Setelah terpuruk di tahun 2011, di 2012 ini Milito on fire dan mencetak 21 gol.

“Namun saya lebih bahagia menukarnya dengan gelar yang biasa kami dapat,” tutup Milito.