Press "Enter" to skip to content

Rossi Agresif, Tapi Tidak Suka Bertindak Bodoh

Sepang – Andrea Dovizioso memuji Valentino Rossi sebagai pebalap yang agresif. Namun, agresifnya Rossi juga dibarengi dengan ketenangan di atas lintasan.

Dovi mengatakan ini usai terlibat pertarungan sengit memperebutkan podium terakhir di MotoGP Malaysia akhir pekan kemarin. Rossi menggunakan kecepatan Yamaha yang lebih unggul saat menyalip, sementara Dovi memaksimalkan kekuatan Ducati di trek lurus.

Dovi dan Rossi pun tetap bersaing dengan sengit, meskipun Alex Rins mulai mengganggu ritme balapan mereka di posisi kelima. Pada akhir balapan, rider Ducati itu berhasil menaklukan perlawanan The Doctor dan naik ke podium bersama Maverick Vinales dan Marc Marquez.

Dovi pun memberikan apresiasi kepada juara dunia sembilan kali tersebut. Rider berusia 32 tahun itu mengakui jika Rossi mampu bertarung dengan adil tanpa kehilangan banyak waktu.

“Itu selalu sulit sebab Valentino tidak pernah menyerah, dan pada akhirnya sangat menyenangkan bisa bertarung dengannya karena ia agresif namun tetap bersih. Rossi tidak melakukan hal-hal bodoh sehingga saya bisa mengendalikan situasi secara normal,” kata Dovi dikutip dari Crash.

“Dia memang agresif namun tidak melakukan gerakan-gerakan dungu, sehingga pertarungan menjadi menarik dan saya bisa membalasnya dengan bersih juga. Hal itu berhasil untuk saya.” tambah dia.

“Kami juga tidak kehilangan banyak waktu karena (Alex) Rins menguntit di belakang. Jadi saya rasa itu juga jadi alasan Valentino tidak melakukan hal-hal edan,” ungkap pebalap berusia 32 tahun itu.

Simak Video “Kebersamaan Rossi dan Yamaha di MotoGP Segera Berakhir
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/pur)