Press "Enter" to skip to content

Pecahkan Rekor Agostini? Itu Nyaris Mustahil

Jakarta – Usai mengunci gelar MotoGP 2019, Marc Marquez ditantang memecahkan rekor gelar terbanyak Giacomo Agostini. Marquez menyebut pencapaian itu nyaris mustahil.

Pebalap Honda Repsol itu baru saja memastikan gelar juara dunia kedelapan di sepanjang kariernya di balap motor setelah memenangi MotoGP Thailand, akhir pekan lalu. Dengan keunggulan 110 poin dari rival terdekatnya, Andrea Dovizioso, Marquez tidak mungkin lagi bisa disusul di sisa empat balapan.

Sukses ini kian menegaskan dominasi rider Spanyol itu sejak menjalani debut di kelas primer pada 2013. Dalam tujuh musim, Marquez memenangi enam di antaranya, dan hanya sekali gagal pada 2015 saat dijuarai rekan setimnya, Jorge Lorenzo, di atas motor Yamaha. Agostini mengoleksi total 15 gelar juara dunia di semua kelas. Mengingat Marquez masih berusia 26 tahun, pebalap asal Cervera itu masih memungkinkan untuk mengejar.

Namun demikian, Marquez enggan muluk-muluk. “Aku punya hubungan yang sangat baik dengan dia [Agostini] dan aku pernah mendengar pernyataan-pernyataan seperti itu,” Marquez mengatakan dalam sebuah event Repsol dikutip Crash.

“Aku tidak suka sih dengan kata mustahil, aku tidak akan pernah mengatakannya, tapi memang nyaris mustahil. Itu artinya memenangi dua kali lipat lebih banyak dari apa yang kucapai sejauh ini.

“Selama ini aku tidak pernah terobsesi dengan angka-angka atau sebuah nama – aku cuma menikmati gairahku membalap. Aku merasa sangat beruntung karena itu adalah pekerjaanku, di mana aku mencoba melakukan sebaik mungkin,” dia menambahkan.

Simak Video “Honda Bocorkan Resep Melesatnya Marquez
[Gambas:Video 20detik]
(rin/nds)